December 2015

Dalam Pelantikan IDI, Menkes Harap Dokter Muda Mau Tugas di Daerah Terpencil


Sebagai lembaga profesi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memiliki pengaruh besar terutama di bidang kesehatan. Pada Minggu (20/12/2015), pengurus besar IDI mengalami regenerasi dan kepada para pengurus yang baru Menteri Kesehatan RI Profesor Dr dr Nila Moeloek, SpM(K), berpesan beberapa hal. Sebagai lembaga profesi IDI diharapkan akan lebih bekerja lagi secara konkret meningkatkan kesehatan masyarakat dan [...]

Selengkapnya

Dari Pelantikan PB IDI : Visi dan Misi PB IDI ke Depan


Bertampat di Puri Ratna Grand Sahid Jaya Jakarta (20/12), Ketua Umum PB IDI – Prof. Dr. Ilham Oetama Marsis, SpOG  melantik Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Periode 2015 – 2018. Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) – DR. Dr. Prijo Sidipratomo, SpRad (K) melantik Pengurus MKEK. Ketua Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI)- Prof. DR. Dr. [...]

Selengkapnya

Dari Pelantikan PB IDI : “Distribusi Dokter Tak Merata, IDI Sebut Ada Ketidakadilan dalam Sistem Kapitasi”


Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) periode 2015-2018, Prf. Dr Ilham Oetama Marsis, SpOG, mengatakan di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat ini banyak dokter yang kekurangan. Hanya sekitar 10% dokter yang merasa besar upah yang dibayar lewat sistem kapitasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) cukup. Dokter-dokter yang merasa cukup tersebut [...]

Selengkapnya

Dokter Harusnya Tolak dan Laporkan Gratifikasi


Tak hanya pejabat negara, kalangan dokter juga tidak boleh menerima gratifikasi. Ada sanksi etik maupun hukum yang bisa diberikan kepada oknum dokter jika terlibat praktik gatifikasi. Dokter harus dapat membedakan mana pemberian atau gratifikasi yang dianggap suap dan tidak. Jika ragu, lebih baik tolak pemberian tersebut. “Jurus terhindar gratifikasi itu tolak dan laporkan saja. Sebagai [...]

Selengkapnya