Manfaat Levocarnitine Pada Pasien Dialisis

Manfaat Levocarnitine Pada Pasien Dialisis

28 January 2008 | Posted in Artikel, berita-lengkap


Pemberian levocarnitine pada
pasien-pasien dialisis ternyata dapat memberikan manfaat; pernyataan ini diberikan
setelah suatu studi yang dilakukan oleh Universitas Minnesota di Minneapolis
menunjukkan hasil bahwa pemberian levocarnitine setidaknya 1 bulan sekali dapat
menurunkan lama perawatan di rumah sakit dari rata-rata 15 hari menjadi 10
hari. Carnitine adalah asam amino yang disintesa tubuh dari lysine dan
methionine. Carnitine ini bertanggung jawab untuk transport asam lemak rantai
panjang ke dalam sel sel mitokondria dan berperan dalam metabolisme energi
tubuh, selain itu tak kalah pentingnya dalam mengangkut zat zat toksik seperti
detergent-like acyl group dari sel.

Peranannya memiliki dampak dalam
menghasilkan energi dari pembakaran lemak, terutama pada otot (termasuk otot
jantung) dan juga mencegah perlemakan pada sekeliling organ vital. Carnitine alami
ditemukan dalam daging merah, sedangkan carnitine sintetik (L-Carnitine /
levocarnitine) dikembangkan melalui teknologi sintesis bakteri. Kadar carnitine
pada pasien hemodialisis sering rendah karena ikut terbuang pada saat proses
hemodialisis. Berbagai studi yang ada sebelumnya menunjukkan bahwa
levocarnitine berpengaruh dalam menjaga stabilitas eritrosit sehingga angka
survival eritrosit dapat ditingkatkan sehingga semakin meningkatkan terapi EPO
dan memperbaiki profil hematologi pasien-pasien PGK.

Studi restropektif yang telah
dipublikasikan pada American Journal of Kidney Disease 2007 ini dikepalai oleh
dokter Eric D.Weinhandl mengumpulkan data terhadap 220.000 pasien dialisis dari
tahun 1998-2003. Dari pasien-pasien tersebut didapatkan 3-7 % dari mereka
menerima levocarnitine sedikitnya selama sebulan untuk satu tahun,
pasien-pasien ini memiliki usia lebih tua, dengan komorbiditas yang lebih berat
dan memerlukan terapi EPO dengan dosis yang lebih tinggi.

Ternyata pasien yang mendapat
sedikitnya 1 gram levocarnitine setiap sesinya untuk 10 atau lebih sesi
dialisis selama dirawat di rumah sakit dapat mengurangi hari perawatan hingga
10,8 % dan pada tahun berikutnya dapat mengurangi hari perawatan di rumah sakit
hingga 21,7 %. Weindhandl mengatakan bahwa defisiensi levocarnitine sering
dialami pasien-pasien hemodialisis tetapi belum mendapat perhatian dengan baik,
walaupun sebenarnya terapi levocarnitine telah tersedia bagi pasien-pasien
dialisis untuk hampir satu dekade. 

Profesor Simin Goral dari Division of
Nephrology, Vanderbilt University Medical Center, Nashville, Tenesse juga
mengatakan bahwa pada pasien pasien gagal ginjal tahap akhir kadar carnitine
ototnya berkurang, pemberian supplemen levocarnitine akan memberikan keuntungan
di dalam mengurangi kram dan kelemahan otot, mengurangi hipotensi intradialisa,
meningkatkan cardiac output, mencegah defisit otot dan meningkatkan kapasitas
latihan pada pasien pasien yang menjalani hemodialisis. Selain itu dikatakan
bahwa suplemen levocarnitine dapat memperbaiki gangguan metabolisme lipid yang
sering terganggu pada pasien PGK.

Kalbe Farma