Memperbaiki Biokimia Dan Histologi Pasien Nonalkoholic SteatoHepatitis

Memperbaiki Biokimia Dan Histologi Pasien Nonalkoholic SteatoHepatitis

3 August 2007 | Posted in Artikel, berita-lengkap


Berdasarkan studi oleh Dufour J-F dkk., yang dipresentasikan pada Annual Meeting of the European Association for the Study o the Liver (EASL 2005) di Paris,pengunaan Asam Ursodeoksikolat (UDCA) 12-15 mg/kg/hari dan Vitamin E 800 IU/hari secara bermakna menurunkan kerusakan hati pada pasien-pasien NASH.

Data yang dipresentasikan pada kegiatan ini merupakan trial prospektif, multisenter, acak tersamar ganda, terkontrol plasebo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pasien-pasien NASH akan beresiko pada sirosis. Penelitian sebelumnya menunjukkan respon cukup baik pada terapi tunggal baik dengan UDCA maupun Vitamin E. Dalam trial ini diuji efek penggunaan UDCA + Vit E dibandingkan UDCA sendiri dan plasebo selama 2 tahun.

Studi ini diikuti dibagi dalam 3 disain penelitian yaitu :

  1. UDCA 12-15 mg/kg/hari dan Vitamin E 800 IU/hari = 15 pasien
  2. UDCA 12-15 mg/kg/hari + plasebo = 18 pasien
  3. Plasebo + plasebo = 15 pasien Angka dasar parameter kimia yaitu Alanin Aminotransferase (AST), Aspartat Aminotransferase (AST), Alkalin Fosfatase (AP), dan Gama Globulin Transferase (GGT) sebanding pada semua grup.


Secara keseluruhan, paramater histopatologi sebanding. * Steatosis, luka hepatoselular, inflamasi parenkim, adanya badan Mallory dan fibrosis hasilnya sama. * Inflamasi portal lebih sedikit pada grup plasebo. Penelitian akhir didasarkan pada pengukuran ALT dan AST pada bulan ke-12 dan ke-24. Biopsi hati dilakukan pada awal penelitian dan diulang pada tahun ke-2.

Spesimen biopsy pada awal dan setelah penanganan diinterpretasikan oleh satu orang dokter patologis. Baik dokter dan patologis tersebut sama-sama buta pada masing-masing grup. Dari hasil penelitian ditemukan : * Rata-rata indeks massa tubuh tidak ada perubahan dari garis dasar pada semua grup * Penggunaan UDCA di atas 2 tahun menurunkan ALT dibandingkan plasebo, sedikit menurunkan ALT dan indeks aktivitas, serta memperburuk fibrosis. * Terapi kombinasi selama 2 tahun secara bermakna menurunkan angka enzim transaminase dan menghilangkan steatosis, indeks aktivitas dan fibrosis. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan kombinasi UDCA dengan Vitamin E menunjukkan hasil yang lebih efektif dibandingkan UDCA sendiri.