Tim Dokter RS Hasan Sadikin Sukses Lakukan Operasi Kutil Dede

Tim Dokter RS Hasan Sadikin Sukses Lakukan Operasi Kutil Dede

27 December 2007 | Posted in Artikel, berita-lengkap


Tim dokter RS Dr. Hasan Sadikin Bandung sukses lakukan operasi tahap pertama di kedua tangan “Dede” penderita Epidermodysplacia verruciformis dan giant cutaneous horn atau kutil bertanduk, Selasa 18 Desember 2007. Operasi yang dijadwalkan selesai dalam 3 jam, ternyata molor menjadi 4 jam. “Ada kendala berupa pendarahan di kulit Dede. Ini yang menyebabkan waktu operasi molor”, kata dr. Hardi Siswo Soedjana, Sp.BP dalam jumpa pers usai memimpin jalannya operasi di Ruang Central Theatre Lantai 3 RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Menurut dr. Hardi Siswo, tim dokter berhasil mengangkat kutil Dede yang setelah ditimbang beratnya mencapai 5 kg. Operasi debulking (pengikisan) kutil, dilakukan di Ruang Bedah Central RSHS mulai pukul 08.00 – 12.00. Tetapi untuk persiapan operasi, Dede dipindahkan dari ruang bedah bawah Bogenville kamar No. 11 tempat dia selama ini dirawat, menuju ruang bedah Central Lantai 3 sejak pukul 06.00.

Operasi, dilakukan oleh 17 tenaga medis terdiri dari empat dokter bedah plastik, dua dokter bedah ortopedi, lima dokter anestesi dan enam tenaga paramedis. Mereka dibagi menjadi dua tim, tim pengoperasi tangan kiri dan tim pengoperasi tangan kanan.

Para wartawan yang akan meliput jalannya operasi, disediakan TV Monitor di ruang Central Theatre. Turut menyaksikan jalannya operasi yaitu Ateng (70 th, ayah Dede), Dewi (adik Dede), Entis (anak Dede). Sedangkan Ny. Engkar (ibu Dede) hanya menunggu di luar ruang Theater karena tidak tega melihat anaknya dioperasi.

Hardi Siswo Soedjana menjelaskan, permukaan kulit tangan Dede tidak normal lagi. “Ketika tanduk kutil digunting, ternyata sudah menyatu dengan kulit sehingga menimbulkan pendarahan. Untuk menghentikan pendarahan, kami langsung menjahit rongga pada kedua tangan tersebut”, ujar dr. Hardi. Seusai dioperasi, jari tangan Dede mulai tampak bentuknya. Namun masih sulit dibedakan antara jari kelingking maupun ibu jarinya, sebab bentuk jari jemarinya hampir tidak berbeda satu dengan yang lainnya.

Menurut dr. Hardi Siswo, operasi tahap kedua rencananya akan dilakukan dua pekan mendatang, yaitu pengikisan kutil di bagian wajah dan paha. Berbekal pada operasi tahap pertama, dr. Hardi memperkirakan proses keseluruhan operasi Dede akan berlangsung lebih dari 4 tahap.

Dr. Hardi menambahkan bahwa operasi tahap pertama berlangsung suskes, mudah-mudahan tidak terjadi lagi pertumbuhan kutil di bekas operasi, ujarnya.Untuk mencegah pertumbuhan kutilnya, tim dokter akan memberikan acitretin bantuan dr. Dini Latief yang bekerja di Kantor WHO Asia Tenggara New Delhi, India.

Menurut Ketua Tim Dokter yang menangani kasus “Dede”, Dr. Rachmat Dinata, Sp. KK (K), RSHS telah mendapatkan bantuan 200 butir obat acitretin sumbangan dokter Indonesia yang bekerja di sana. Namun, obat tersebut belum bisa diberikan kepada Dede karena kondisi ginjalnya belum bagus sehingga dikawatirkan dapat membahayakan kesehatan Dede.

Puskom Publik – Depkes RI