Dokter Merasa Diperlakukan Seperti Penjahat

April 13, 2017 | Posted in Berita, berita-lengkap, news-nasional


dokter-vs-hukum

RENCANA Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bekasi membuat nota kesepahaman (MoU) dengan Polres Metro Kota Bekasi menuai kritik DPRD Kota Bekasi. MoU dianggap bakal menghilangkan independensi penyidik dalam menyikapi satu kasus. “Tentunya independensi penyidik akan hilang,” jawab anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Daddy Kusradi, menanggapi rencana IDI dengan penyidik, Rabu (12/4).

IDI Kota Bekasi menyiapkan konsep kerja sama agar polisi memiliki kesepahaman yang sama dengan dokter dalam menerima laporan dugaan malapraktik dari masyarakat. MoU dipandang mendesak menyusul kesalahpahaman anggota polisi menangani kasus laporan masyarakat.

Menurut Daddy, koordinasi antara penyidik dan IDI akan memberikan dampak postif. Namun, alangkah baiknya wewenang penyidik menangani sebuah kasus tidak diganggu.

“Kalau akhirnya IDI minta dilibatkan dalam penyidikan atau minta diberi tahu sebelum dilakukan penyidikan, tentunya sudah melemahkan fungsi penyidik,” papar Daddy.

Ketua IDI Kota Bekasi Komarudin Askar membenarkan pihaknya akan menandata-ngani kesepakatan dengan Polres Metro Bekasi. MoU yang akan dilaksanakan merupakan turunan dari kesepahaman antara Pengurus Besar IDI pusat dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian beberapa waktu lalu.

Selama ini, kata dia, penyidik langsung bergerak dengan memeriksa dan menggeledah tempat praktik dokter. Proses itu terlalu jauh karena ada mekanisme yang harus dilalui. Misalnya, berkoordinasi dahulu dengan IDI dan dinkes daerah setempat. “Bila seperti itu, kami merasa seperti penjahat yang langsung digeruduk polisi,” cetusnya.

Komarudin berdalih maksud koordinasi bukan untuk menyulitkan penyelidikan apalagi melindungi dokter dari kasusnya. Namun, pekerjaan dokter merupakan profesi khusus yang memiliki latar belakang hukum berdasarkan UU Nomor 29 Tahun 2009 tentang Praktik Kedokteran.

Ia memastikan pihaknya tidak akan melindungi dokter yang terbukti bersalah. Apalagi pada umumnya dokter telah dibekali ilmu dari lembaga pendidikan dalam menangani pasien.

Sumber : Mediaindonesia.com