Empat Puskesmas di Tuban Kekurangan Dokter Umum

January 4, 2017 | Posted in Berita, berita-lengkap, news-nasional


puskesmas

Kebutuhan tenaga dokter umum di Pukesmas yang memiliki pelayanan rawat inap di Kabupaten Tuban, masih kurang. Namun, Dinas Kesehatan Tuban mengaku jika tahun depan kebutuhan tenaga dokter terpenuhi.

Sejauh ini tenaga dokter umum yang ada di Puskesmas sudah terpenuhi. Hanya saja, empat Puskesmas yang ada pelayanan rawat inap yang masih kurang awal Desember 2016 lalu.

Esty Surahmi, Kabag Pelayanan Dinas Kesehatan Tuban, mengatakan, di Tuban ada sembilan Puskesmas yang memiliki pelayanan rawat inap. Kemudian lima puskesmas tersebut masing-masing sudah ada dua dokter umum. “Empat Puskesmas yang ada rawat inap baru ada satu dokter. Sehingga masih butuh empat doketer lagi dan tahun depan sudah terpenuhi,”’ terang Esty, panggilan akrabnya.

Empat Puskesmas yang masih membutuhkan tenaga dokter berada di Puskesmas Kecamatan Bulu, Singgahan, Jatirogo, dan Puskesmas Bangilan. Guna menutupi kebutuhan tenaga itu, tahun depan ada rekrutmen tenaga medis. “Tahun depan kami akan melakukakan rekrutmen tenaga medis non PNS untuk memenuhi kekurangan dokter tersebut. Insya Allah bisa terealisasi,” ungkap Esty.

Esty berharap, adanya tambahan dokter dapat meningkatkan pelayanan buat masyarakat dalam bidang kesehatan. Serta masyarakat mendapatkan jaminan kesehatan yang maksimal dan prima di masing-masing pukesmas yang ada pelayanan rawat inap. “Kita selalu mengedepankan pelayanan terbaik dan prima kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Pada 2017 Dinas Keseahatan Tuban sudah merencanakan rekrutmen di tribulan I sebagai tenaga non PNS. Serta dinas bekerjasama dengan Komite  Internshif Dokter Indonesia (KIDI) guna menyedikan wahana dan pendampingan untuk dokter internshif.

Selain itu, tahun depan honorarium tenaga non PNS dokter meningkat dari Rp 2,5 juta menjadi Rp 4 juta.