HUT IDI Gelar Gala Dinner : Pemberian Penghargaan AKCDI IDI Kalbe kepada 10 Pemenang

HUT IDI Gelar Gala Dinner : Pemberian Penghargaan AKCDI IDI Kalbe kepada 10 Pemenang

28 October 2019 | Posted in Berita, berita-lengkap, news-nasional


DSC_0518

Pada tanggal 26 Oktober 2019 Pengurus Besar IDI (PB IDI) bersama dengan PT Kalbe Farma Tbk memberikan penghargaan kepada 10 pemenang Anugerah Karya Cipta Dokter Indonesia (AKCDI IDI Kalbe) di Ballroom Sheraton Grand Gandaria Jakarta.

Pemberian penghargaan tersebut diberikan pada acara Gala Dinner yang merupakan bersamaan dengan memperingati HUT IDI yang ke 69 yang jatuh pada tanggal 24 Oktober.

Acara Gala Dinner dihadiri kurang lebih 300 dokter yang berasal dari seluruh Indonesia. AKCDI IDI Kalbe ini merupakan program penghargaan kepada Dokter Indonesia yang telah melakukan penelitian berdedikasi dan telah bekerja keras dalam menghasilkan karya penelitian di bidang kesehatan.

Kesepuluh pemenang AKCDI mendapatkan penghargaan dan hadiah senilai Rp 20 juta  per-orangnya, dan diberikan langsung oleh Ketua Umum PB IDI – Dr. Daeng M Faqih, SH, MH.

“Kalbe terus berkomitmen untuk berkontribusi terhadap dunia pelenitian di Indonesia, khususnya penelitian di bidang kesehatan,” ujar Dr. Bujung Nugroho, Direktur PT Kalbe Farma Tbk.

“Melalui Kerjasama dengan IDI dalam penyelenggaraan AKCDI, Kalbe ingin memberikan apresiasi kepada para dokter yang telah mendedikasikan dirinya bagi kemajuan penelitian di Indonesia,” tambah Dr. Bujung.

“AKCDI IDI-Kalbe merupakan program yang pertama kali diselenggarakan oleh Lembaga Riset IDI untuk membangun iklim penelitian di antara para dokter di Indonesia,” kata Dr. Daeng.

“Kami menyadari bahwa kita tidak bisa melakukan sendiri, harus melakukan kolaborasi, termasuk salah satunya bekerjasama dengan Kalbe,” tambah Dr. Daeng.

Adapun 10 pemenang AKDCI IDI-KALBE 2019 yang terpilih adalah (berdasarkan abjad):

  1. Achmad Hudoyo, judul penelitian : Inovasi Metode Deteksi Kanker Paru Non-Invasif Menggunakan Balon Karet sebagai Penampung Napas-Hembusan (Exhaled- Breath) Terkondensasi, Berbasis Pemeriksaan Metilasi DNA dengan Methylation-Specific PCR dan Analisis Senyawa Organik dengan Gas Chromatography Mass Spectrometry.
  2. Arif Rahman Nurdianto, judul penelitian: The Relationship of Hemoglobin, Interleukin-10 and Tumor Necrosis Factor Alpha Levels In Asymptomatic Malaria Patients in Trenggalek, Jawa Timur, Indonesia
  3. Astari Pranindya, judul penelitian : Nilai rasio Neutrofil-Limfosit (RNL) darah dan kadar protein C-Reaktif (CRP) pasien penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) pada kondisi eksaserbasi dan stabil di RS Persahabatan
  4. Budi Wiweko, judul penelitian: Survival of Isolated Humasnan Pre-Antral Follicles after Vitrification: Analyses of Morphology and The Expression of Fasl and Caspase-3 Mrna
  5. Ery Hermawati, judul penelitian: Chlorogenic acid ameliorates memory loss and hippocampal cell death after transient global ischemia
  6. Rina Diana, judul penelitian: Efektivitas eksosom media terkondisi sel punca mesenkimal Wharton’s jelly terhadap penyembuhan luka secara in vitro
  7. Rizaldy Pinzon, judul penelitian: Complications as poor prognostic factors in patients with hemorrhagic stroke: A hospital-based stroke registry
  8. Rudi Chandra, judul penelitian: Immunohistochemistry expresions of vitamin D receptor associated with severity of desease in psoriasis patiens
  9. Septelia Inawati, judul penelitian: Menyibak tabir sel punca kanker untuk target deteksi dan terapi kanker
  10. Umar Zein, judul penelitian: Identifikasi daerah endemik infeksi cacing pita (Taeniosis) Taenia Asiatica Simalungun dan morfologinya di Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, Indonesia

Lembaga Riset IDI ini memiliki tujuan antara lain meningkatkan kompetensi pelayanan kedokteran, mengejar ketertinggalan penguasaan teknologi kedokteran, mengembangkan inovasi pelayanan kedokteran, meningkatkan daya saing dan mengangkat marwah dokter Indonesia serta mengupayakan penggunaan hasil riset sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam sektor kesehatan.

Selain dukungan kepada Lembaga Riset IDI, Kalbe juga bekerjasama dengan Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi dalam hal pemberian dana penelitian di Indonesia melalui program Ristekdikti-Kalbe Science Award.

Bantuan dana penelitian ini ditujukan kepada penelitian yang memiliki kesiapan untuk dapat dikomersialisasikan sehingga hasil penelitian tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat.