HUT IDI yang ke- 66 Terpusat di Riau Pentingnya Rekontruksi Peran Strategis Dokter Indonesia

21 November 2016 | Posted in Berita, berita-lengkap, news-nasional


PEMBUKAAN IDI_Riau TABUHTAMBUR edit

Pemusatan HUT IDI ke – 66  di Provinsi Riau  Kota Pekanbaru  pada hari Jumat Jumat (18/11)  dibuka resmi oleh Gubernur Riau yang diwakili oleh Dirut RS.Arifin Ahmad Dr.Nurzelly di Grand Ball Room SKA Co.Ex . Dalam sambutanya Gubernur Riau menyampaikan bahwa dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat dalam bidang kesehatan ditunjang dengan keberadaan sumber daya manusia yang ahli dalam bidangnya seperti profesi dokter, bidan,  paramedic, dan tenaga kesehatan lainya.

Selain itu Gubernur Riau juga berharap adanya sinergitas antara Ikatan Dokter Indonesia yang beranggotan lebih dari 120.000 orang yang tersebar di seluruh wilayah NKRI ini bisa menjalin kerjasama untuk peningkatan kesehatan anak bangsa, seperti menurunkan angka kematian ibu dan anak serta, menekan ledakan pertumbuhan  penduduk dengan program Keluarga Berencana (KB).

Ketu Umum PB IDI Prof. Dr. Ilham Oetama Marsis, Sp.OG (K) juga memberikan sambutan mengatakan peran dokter saat ini harus dikembalikan kepada peran dokter yang dicontohkan oleh dokter Wahidin. Dokter tidak hanya menjadi agent of treatmen tapi juga harus menularkan nilai profesi dan kecendiakwanya sehingga membuatnya menjadikan agent of mental-social change dan agent of development dalam pembangunan bagsa.

Kesehatan merupakan dimensi penting yang menjadi salah satu pilar pembangunan bangsa hal ini dikarenakan kesehatan memainkan peranan strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas sebagaiamana yang diatur dalam UU No.36 Tahun 2009 tentang kesehatan. Salah satu komponen utama pendukung kesehatan nasional adalah dokter.

Acara dibuka dengan penabuhan tambur oleh Ketua Umum PB IDI Prof.Dr.Ilham Oetama Marsis, Sp.OG (K), Ketum IDI Wilayah Riau Dr.Zul Asdi Sp.B, M.Kes, Ketua Panitia HUT IDI ke – 66 Dr.Medrison bersama Dirut RS.Arifin Ahmad didampingi Konsulat Malaysia Hardi Hamdin.

Selanjutnya  acara dilanjutkan dengan sarasehan nasional yang bertemakan  “Rekonstruksi peran Strategis Dokter Indonesia dalam mewujudkan kedaulatan bangsa”, kemudian pemotongan pita tanda dibukannya Indonesia Medical Expo oleh  Plt.Walikota Edwar Sanger.

Indonesia Medical Expo bertemakan “Facing International Medical  Challenge  for Asia Pacific Region” yaitu Menghadapi tantangan Teknologi Dunia Kedokteran di Kawasan Asia Pacific, dimana didalam Expo ini diadakan penampilan teknolgogi-teknologi terbaru dalam dunia kedokteran dimana Provinsi Riau saat ini sudah maju didalam dunia kedokteran termasuk rumah sakit – rumah sakitnya.