IDI Cab Jakarta Pusat : Seminar Hukum Kedokteran dan Halal Bi Halal

IDI Cab Jakarta Pusat : Seminar Hukum Kedokteran dan Halal Bi Halal

9 July 2018 | Posted in Berita, berita-lengkap


DSC_0843

Kedokteran saat ini sedang banyak tuntutan hukum yang sepihak karena gagal Pahamnya masyarakat mengenai pelayanan kesehatan di Indonesia. Oleh sebab itu Pengurus Besar IDI dalam Muktamar tahun 2015 memutuskan untuk setiap tanggal 27 Juni ditetapkan Hari Kesadaran Hukum Kedokteran (HKHK). Menyambut hal ini IDI Cabang Jakarta Pusat bersama RS Gigi dan Mulut Yarsi pada tanggal 7 Juli 2018 mengadakan seminar dengan tema “Profesionalisme Pelayanan dan Perlindungan Hukum Dokter Indonesia”  dan sekaligus mengadakan Halal Bi Halal yang bertempat di Univeritas Yarsi Jakarta.

“Seminar ini tidak dipungut biaya alias gratis dan ber Akreditas 4 SKP,” ujar Ketua IDI Jakarta Puat. Dr. Kemas Abdurrohim, MARS, MKes, Sp.Ak.

Seminar tersebut selain Dr Kemas Abdurrohim sebagai pembicara juga mengundang Wakil Ketua Umum PB IDI – Dr. Daeng M Faqih SH MH, dan Prof.Dr. Budi Sampurna, DFM,SH,SP.F (K) (ketua alumni FKUI).

Seminar juga dihadiri di antaranya Ketua FIAKSI Dr. Doddy P. Partomihardjo Sp.M, Dekan FK UI, FK YARSI, Ketua Alumni FK UI, FK YARSI, FK UKRIDA, FK UNTAR, FK UPN, FK UKI, FK ATMAJAYA, FK TRISAKTI, FK UPH dan FK sejabodetabek, Ketua IDI sejabodetabek, Anggota IDI jakarta Pusat, Direktur RS se jakarta Pusat, Kecab utama BPJS Jakarta Pusat, Deputi direksi BPJS Wilayah DKI Jakarta, kasudinkes Jakarta Pusat, Ketua IDI Wilayah DKI Jakarta, Banten Dan Jawa Barat, Ketua, ASKLIN &PKFI Jakarta, Ketua Persi Jakarta, Ketua PDGI Jakarta Pusat, Ketua IBI, Jakarta Pusat, ketua PPNI Jakarta Pusat, Ketua IAI Jakarta Pusat, Seluruh Mantan, Ketua IDI Jakarta Pusat, ketua dan Pengurus Fiaksi, kepala Puskesmas, Kecamatan se-Jakarta Pusat.

“Elevasi tuntutan hukum 4 tahun belakangan ini membuat keresahan bagi dokter baik bekerja di RS atau Tempat Praktek dokter. Dengan seminar gratis ini bermaksud agar dokter Sadar Hukum dan tetap tenang dalam menjalankan tugas medisnya sehari hari, ujar Dr. Kemas.

“Kalau ada gugatan hukum mampu mengatasi bersama. Sosialisasi HKHK sangat penting bagi dokter untuk diperingati agar tidak ada lagi kriminalisasi dokter, bukan berarti dokter Imun terhadap Hukum, norma dan aturan, maka seminar mengenai HKHK dan Halal Bi Halal ini sudah selayaknya dilaksanakan rutin setahun sekali. Apakah hasil seminar ini dapat menurunkan tuntutan hukum dokter, Bersama IDI cabang Jakarta Pusat akan berupaya untuk menurunkan angka tuntutan hukum dokter, harap Dr. Kemas.