IDI: Penjualan Organ Tubuh Tindakan Kriminal

IDI: Penjualan Organ Tubuh Tindakan Kriminal

1 February 2016 | Posted in Berita, berita-lengkap, news-nasional


Dr. Daeng 3

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengecam tindakan segelintir orang yang melakukan jual beli organ untuk keperluan medis.

Menurut Wakil Ketua Umum PB IDI – Dr. Daeng M Faqih, SH, MH penjualan organ tubuh manusia meskipun dilakukan untuk tujuan transplantasi medis jelas melanggar aturan.

Selain berbahaya dan bisa mengancam jiwa pendonor, proses yang ilegal tidak dibenarkan dalam dunia medis.

“Jadi harus clear dulu secara medis bahwa orang yang bersangkutan itu memerlukan organ. Kemudian organ itu didapat dari yang legal, memang didapat dari orang yang bersedia untuk di donorkan,” ujar Daeng saat dihubungi Rabu (27/1/2016) malam.
Tindakan tegas juga akan diberikan kepada petugas medis yang kedapatan melakukan bisnis jual beli organ. Menurut Daeng pelanggaran semacam ini bukan lagi masuk ranah disiplin atau etika, tapi murni kriminal.

“Sudah masuk kategori kejahatan dalam dunia kedokteran. Itu kriminal murni, cuma kebetulan pelakunya petugas medis,” katanya.
Sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap tiga pelaku penjualan organ tubuh manusia, ginjal, di Bandung berinisial DD, AG dan HS.

Sumber : Sindonews.com