Ikatan Dokter Indonesia Tolak jadi Eksekutor Kebiri

Ikatan Dokter Indonesia Tolak jadi Eksekutor Kebiri

26 August 2019 | Posted in Berita, berita-lengkap, news-nasional


suntik kebiri

Selain hukuman 12 tahun penjara, Pengadilan Tinggi Surabaya tetap menghukum pelaku kekerasan seksual terhadap terhadap 9 anak di Mojokerto dengan kebiri kimia.

Menanggapi ini putusan hakim Pengadilan Tinggi Surabaya, Kepala Kejaksaan Negeri Mojokerto, Rudy Hartono menyatakan akan melaksanakan isi putusan. Putusan ini menguatkan isi putusan terdahap aris, terdakwa pelaku kekerasan seksual di Mojokerto terhadap 9 anak.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tetap pada sikap awalnya tak bersedia mengeksekusi hukuman kebiri kimia kepada pelaku kekerasan seksual.

Ketua Biro Hukum dan Pembinaan Anggota IDI, Dokter H.N. Nazar menolak menjadi eksekutor putusan Pengadilan Negeri Mojokerto, soal hukum kebiri kimiawi terpidana paedofilia Mojokerto.

Hukuman tambahan ini dinilai tak sesuai dengan prinsip dan kode etik kedokteran. Selain itu, efek dari kebiri kimiawi membahayakan keselamatan.

Sumber : kompastv