Ketua Umum PB IDI Melantik Pengurus IDI Wilayah DKI Jakarta, Dihadiri Anis Baswedan

Ketua Umum PB IDI Melantik Pengurus IDI Wilayah DKI Jakarta, Dihadiri Anis Baswedan

2 January 2019 | Posted in Berita, berita-lengkap, news-nasional


IDI Wilayah Jakarta 2

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadiri Pelantikan Pengurus IDI Wilayah DKI Jakarta 2018-2021, di Hotel Double Three, Sabtu (22/12).dengan “Tema Kesejawatan dan Kesantunan Serta Kekompakan Membangun IDI DKI yang Berkemajuan”.Ketua IDI Wilayah DKI Jakarta sudah dua periode yakni Dr.Slamet Budiarto,SH.MHKes. dilantik oleh Ketum PB IDI Dr.Daeng M.Faqih, SH, MH.

Dalam Sambutannya  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Pelantikan IDI menarik, IDI organisasi tertua 1911, dan IDI pada tahun 1950, profesi ini sangat mendasar bagi kita,karena cikal bakal berbeda, ini adalah proses pendidikan ada dokter pribumi dan Belanda pada waktu itu,”katanya.

Ia melanjutkan hari ini dilantik.meneruskan perjuangan para dokter yang sudah berjalan, dan tantangan dimasa sekarang bagaimana tantangan itu semakin kuat dan sekarang generasi baru, era sudah berbeda dan nama-nama RS nya peran dokternya dahulu begitu sementara sekarang berbeda, tantangan sekarang keberlanjutannya harus membawa peran dokternya dan saya ingin mengajak tanggung jawab yang lebih besar, nomor 1 adalah kesehatan dan nomor 2 pendidikan kalau tidak sehat ya sudah tidak bisa apa-apa dan.pembangunan di Jakarta bisa mendapatkan kualitas kesehatan yang lebih baik kemudian pendidikan,”jelasnya.

Tambahnya, Kita fokus di Jakarta pada pembangunan kesehatan terutama air yang sangat dibutuhkan kita semua, dan belanja air di Jakarta sangat besar, tantangan tidak kecil, mari mwmbereskan sama-sama, ada 12 indikator kesehatan ada 3 besar yakni Stanting, TBC, dan DBD, ada 4 tingkat evolusi Kota, City 1.0, pemkot sebagai administrator warga sebagai penghuni, kemudian City 2.0 Pemkot sebagai lenyrdua jasa, masyarakat sebagai konsumen, City 3.0, Pwmkot sebagai Fasilitator, warga sebagai Partisipan, City 4.0 Pemkot sebagai Kolaborator, masyarakat sebagai Kreator,,”jelasnya.

“Saya ingin mengajak semua para dokter untuk sebagai penyedia solusi (Kolaborator), dan bersama Pemda DKI kita kolaborasi untuk Jakarta Sehat, kita berharap rencana kerja kita letakkan kolaborasi yang kita susun serta peran dunia kedokteran sebagai tanggungjawab sosial bersama-sama, mindset gerakan bukan programatik, mudah-mudahan bisa jalan bersama,”paparnya.

Anies memgatakan kita perlu movement, ada 4 tingkat Partisipasi Publik yakni Sosialisasi, Konsultasi, Partisipasi, dan Kolaborasi, Kita perlu adanya Relawan Pengantar ke Rumah Sakit satu RW 10 orang , maka ada interaksi transaksi sosial, dan ini.merupakan gerakan di masyarakat gotong royong, bersama-sama ada interaksi keluarganya,”(IM)