Mewujudkan Pelayanan Kesehatan yang Berkeadilan di Negeri Berdaulat

Mewujudkan Pelayanan Kesehatan yang Berkeadilan di Negeri Berdaulat

26 September 2013 | Posted in Berita, berita-lengkap, news-nasional


“Seminar Urun Rembug Nasional 2013”

Mewujudkan Pelayanan Kesehatan yang Berkeadilan di Negeri Berdaulat

IMG_4207 editIndo Medica Expo dan Seminar Urun Rembug Nasional 2013 ini bertema “Mewujudkan pelayanan Kesehatan yang Berkeadilan di Negeri Berdaulat” dimaksudkan bahwa seyogyanya permasalahan kesehatan dijadikan sebagai persoalan bangsa yang harus dipikul bersama seluruh komponen bangsa. Segala upaya untuk memperbaiki dan mengembangkan status kesehatan jangan hanya dicitrakan untuk kepentingan pengguna jasa pelayaan kesehatan, namun semua pihak yang terlibat dalam proses pelayanan. Mulai dari sumber daya manusia (dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehata lainnya) hingga pihak lain yang berhubungan dengan manajemen pelayanan kesehatan. Demikian dikatakan Ketua Umum PB IDI Dr. Zaenal Abidin MH kepada wartawan dalam acara Seminar Urun Rembug Nasional 2013 di JI Expo Kemayoran Jakarta belum lama ini.

Dalam seminar urun rembug tersebut  telah banyak issu-issu penting dipaparkan, diantaranya yang disampaikan oleh Ketua Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI) Prof. Dr. Errol U Hutagalung, SpB, SpOT (K) yang menjelaskan tentang “ Peranan OP dalam Menghadirkan Kualitas Lulusan Pendidikan Kedokteran” yang disampaikan oleh Dirjen BUK Kementrian Kesehatan Prof. DR. Dr. Akmal Taher, SpU (K) yang saat itu diwakili oleh salah satu stafnya di Kemenkes yang membawakan tentang “Kebijakan Pemerintah Terkait Pemerataan dan Kualitas Pelayanan Kesehatan”.

Ketua Majelis Pengembangan Pelayanan Kedokteran (MPPK) Dr. Pranawa, SpPD yang membahas tentang Pelayanan Kedokteran yang Sistimatis dan Berkualitas Guna Pencapaian Pelayanan yang Terpadu”

Deputi I Kementrian Koperasi RI Bapak Roni Indrawan yang menjelaskan tentang “Dukungan Kementrian Koperasi RI dalam Penyediaan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Bagi Rakyat” dan Ketua Primkop IDI Dr. Kadarsyah menjelaskan tentang “Fasilitas Pelayanan Kesehatan Berbasis Koperasi Sebagai Paradigma Baru” dan Sekjen Gakeslab memaparkan tentang “Kualitas Alat Kesehatan dan Laboratorium Guna Mendukung Fasilitas Kesehatan yang Bermutu”.

Hari kedua, pemaparan tentang  “Tuntutan Globalisasi Serta Kesepakatan dalam Perdagangan Bebas Asean dan Cina Terutama dalam Bidang Jasa Kesehatan” yang disampaikan oleh Direktur Perundingan Perdagangan Jasa Ibu Sondang Anggraini . Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan tentang “Kedaulatan Negara Ditengah Kedaulatan Global” disampaikan oleh Dr. Ario Djatmiko, SpB.

“Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Pembangunan Bidang Kesehatan Kabupaten Bantaeng” yang disampaikan langsung oleh Bupati Bantaeng Prof. DR. H.M. Nurdin Abdulah MAgr. Dilanjutkan oleh Dr. Gatot Soetono, MPH Ketua Bidang Pen gembangan Sistem Pelayanan Kesehatan PB IDI memaparkan tentang “Dukungan Anggaran Kesehatan Bagi Perwujudan Pemerataan dan Kualitas Pelayanan Kedokteran”.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr, Ali Ghufron Mukti memaparkan tentang “Kesiapan Pemerintah dalam Implementasi Jaminan Kesehatan Nasional”. Kemudian DR. Dr. Fachmi Idris, Mkes menjelaskan tentang “Kesiapan TRansformasi PT Askes Menjadi BPJS Kesehatan”. Dan dari Ketua Terpilih PB IDI Prof. Dr. I.O Marsis SpOG menjelaskan tentang “Peningkatan Mutu Pelayanan Dokter Indonesia Menyongsong Implementasi SJSN”.

Upaya Dokter Layanan Primer Dalam Menyongsong JKN di jelaskan oleh Dr. Abraham Andi Padlan Patarai, M.Kes Presidium Nasional PDUI dan Dr. Aida Suriadireja, SpKK menjelaskan tentang “Peningkatan Mutu Layanan Dokter Pelayanan JKN”.

Hari ketiga, turut bicara Pimpinan KPK RI, Bapak Zulkarnain yang memaparkan tentang “Dugaan Tindakan Korupsi di Bidang Kesehatan. Kemudian dilanjutkan dengan Diskusi Panel tentang “Kesiapan Organisasi Profesi Kesiapan dalam Pelaksanaan JKN” dan sebagai pembicara Sekjen PB IDI Dr. Daeng M Faqih, MH yang memaparkan tentang “Kesiapan IDI dalam Pelaksanaan JKN”, Kesiapan PDGI dalam Pelaksanaan JKN oleh Ketua Umum PP PDGI Drg. Hj. Naniek Isnaini L, M. Kes. “Kesiapan PPNI dalam Pelaksanaan JKN oleh Ketua Umum PPNI, Bapak Harif Fadillah. “Kesiapan IBI dalam Pelaksanaan JKN oleh Ketua Umum PP IBI, Dr. Emi Nurjasmin MKes. “Keseiapan IAI dalam Pelaksanaan JKN oleh Ketua Umu PP IAI.

Diskusi dianjutkan tentang “Penerapan INA-CBGs dalam Pelayanan Kedokteran Tingkat Sekunder” oleh Ketua Tim Nasional Case Mix Center Kemenkes RI Bapak Bambang Wibowo, dan Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran, Dr. Prijo Sidipratomo memaparkan tentang “Problematika Etika Kedokteran dalam Penerapan INA CBGs”.

Selanjutnya pemaparan tentang “Urgenty Patient Safety dan Penanggulangan Freud” disampaikan oleh Prof. DR. Dr. Herkutanto, SpF SH dan Dr. Bambang Tutuko, SpKIC memaparkan tentang “Standar Profesi sebagai Pegangan Dokter Mewujudkan Patient Safety”.