Pelantikan PDGMI: “PDGMI Siap Menyumbangkan Advokasi Gizi dalam Rangka HBDI 2015”

Pelantikan PDGMI: “PDGMI Siap Menyumbangkan Advokasi Gizi dalam Rangka HBDI 2015”

26 February 2015 | Posted in berita-lengkap, news-nasional


DSC_1427 edit

“Profesi kedokteran adalah profesi yang  luhur, apa yang dikatakan oleh senior kita yaitu Prof. Azrul Azwar (Alm) selalu mengatakan, keluhuran profesi itu adalah terletak pada anggotanya, apakah anggotanya itu memegang teguh pada etika. Bukannya pada kemampuan teknis yang  buat dia luhur,” ujar Ketua Umum PB IDI – Dr. Zaenal Abidin dalam sambutannya pada pelantikan Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) yang diselenggarakan pada 23 Februari 2015 di Gedung PB IDI Jakarta.

Dr. Zaenal juga mengharapkan  agar kepengurusan PDGMI yang baru dilantik ini semakin bagus lagi kedepannya, dan agar juga berperan serta dalam menyumbangkan fikirannya tentang Advokasi Gizi dalam rangka Hari Bakti Dokter Indonesia  2015 yaitu pertama pemenuhan air bersih untuk setiap penduduk. Kedua pemenuhan gizi dan pangan untuk setiap penduduk. Ketiga, pemenuhan perumahan dan lingkungan sehat dan bersih. Keempat,  perilaku hidup sehat dan bersih bagi setiap penduduk. Kelima , pemenuhan pelayanan medis jaminan kesehatan bagi setiap penduduk dan keenam, setiap penduduk mengutamakan produk dan pelayanan kesehatan dalam negeri.

Sementara itu Ketua PDGMI periode 2014 – 2017 – Prof. Dr. Endang L. Achadi, MPH, Dr.PH mengatakan dalam kepengurusan yang baru dilantik ini Prof Endang yakin bahwa teman-teman  mempunyai semangat yang sama untuk mencapai  visi dan menjalankan misi dalam organisasi ini.

Sebenarnya, kata Prof. Endang,  pada prinsipnya apa yang sudah dikerjakan pada periode yang lalu sudah bagus dan perlu dilanjutkan dan diperluas sesuai dengan program pemerintah, misalnya sekarang ini adalah memberdayakan tenaga kesehatan seperti bidan, yang tujuannya untuk mensosialisasikan pentingnya gizi lebih luas.

Prof. Endang juga menambahkan, bahwa program pemerintah saat ini adalah percepatan dan perbaikan gizi 1000 hari pertama kehidupan, mulai dari hamil sampai 2 tahun pertama kehidupan  itu dikaitkan juga untuk pengembangan sumber daya manusia. Karena kekurangan gizi pada 1000 hari pertama tersebut itu tidak hanya dikaitkan pada pertumbuhan fisik saja, tetapi yang penting adalah kecerdasan dengan  risiko penyakit tidak menular pada usia dewasa.

“Kami juga melakukan menyuluhan kepada anak-anak sekolah (UKS) dan pesantren dengan dokter kecil mahir gizi,” tutur Prof. Endang.

“Selain itu juga kami selalu memberikan dan menularkan ilmu ke teman-teman PDGMI, misalnya kalau ada ilmu baru melalui seminar atau melalui website kami siap mentransfer ilmu ke anggota-anggota PDGMI.”

Acara Pelantikan dan Janji Pengurus dibacakan oleh Ketua Umum PB IDI – Dr. Zaenal Abidin, SH, MH dan dibacakan kepengurusan PDGMI satu persatu oleh Sekjen PB IDI – Dr. Daeng M Faqih, SH, MH dan dilanjutkan foto bersama.