PAPDI Jaya Mengadakan Jim Dace 2013

PAPDI Jaya Mengadakan Jim Dace 2013

2 October 2013 | Posted in Berita, berita-lengkap, news-nasional


PAPDI Jaya Mengadakan Jim Dace 2013

papdiDalam era Sistem jaminan Sosial Nasional, peran dokter layanan primer terutama dokter-dokter Puskesmas memegang peranan penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan awal. Dokter layanan primer yang akan menentukan apakah pasien harus dirujuk atau dapat ditangani di Puskesmas. Sistem rujukan yang baik menjadi kunci utama untuk kelancaran program BPJS ini. Jika system layanan primer tidak dapat melaksanakan tugas dengan baik, akan terjadi ketimpangan dalam system pelayanan tersebut. Oleh karena kemampuan dokter layanan primer harus ditingkatkan. Profesi dalam hal ini Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) juga mempunyai tanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan dokter layanan primer sehingga dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Demikian dikatakan Ketua Panitia Jim Dace 2013, DR. Dr. Murdani Abdullah, SpPD, K-Geh, FINASIM, FACG dalam jumpa persnya pada acara ilmiah tahunan “Jakarta Internal Medicine in Daily Practice (JI DACE)” yang diselenggarakan 28 -29 September 2013 di Jakarta.

Acara Jim Dace kali ini bertema “Towards Universal Health Coverage: Strengthening The Role of Primary Physicians in Internal Medicine”. Rangkaian acara diisi dengan temu ahli, kuliah umum, symposium dan full day workshop. Untuk kegiatan full day worshop dengan berbagai kekhususan disebar dan dilaksanakan oleh masing-masing Komisariat PAPDI Cabang Jakarta di lima wilayah ibukota, guna pendekatan dan menjalin kerjasama erat serta kebersamaan dengan dokter Teman Sejawat di wilayah Komisariat PAPDI Cabang di masing-masing wilayah. Hal ini diharapkan sebagai ajang atau forum berbagi ilmu dan pengalaman praktis yang dapat langsung diaplikasikan oleh para dokter Teman Sejawat di lapangan saat melakukan layanan medis.

Materi yang disajikan meliputi berbagai cabang keilmuwan Penyakit Dalam dan membahas tuntas hal-hal yang banyak dijumpai sehari-hari dilapangan serta membangun kerjasama rujukan pasien yang perlu penanganan lebih lanjut.  Hal ini diwujudkan dengan mengundang kehadiran Dinas Kesehatan Propinsi DKI, Suku Dinas Kesehatan DKI di kelima wilayah dan Puskesmas Kecamatan seluruh DKI Jaya termasuk Kepulauan Seribu. Untuk menambah dan mengetahui hal-hal yang mutakhir tak lupa diadakan juga pameran Alat Keshatan dan Buku-buku Kedokteran dari Penerbitan BUku yang mengetengahkan judul terbaru mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan kedokteran.

Murdani mengharapkan, melalui kegiatan ini, agar dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan peran dokter sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di bidang ilmu penyakit dalam baik secara diagnostic maupun terapeutik dalam praktek sehari-hari.