PB IDI Berkoordinasi dengan 10 IDI Wilayah

PB IDI Berkoordinasi dengan 10 IDI Wilayah

1 April 2014 | Posted in Berita, berita-lengkap, kegiatan-nasional, news-nasional


PB IDI Berkoordinasi dengan 10 IDI Wilayah

DSC_1194 editBadan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang dimulai pada awal tahun 2014, ternyata  masih harus terus diperbaiki dan disempurnakan. Apa yang dikatakan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi, bahwa Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) banyak yang masih perlu diperbaiki. Mulai dari masalah tarif yang dianggap tidak sesuai, hingga kurangnya outlet atau gerai BPJS.  Kekurangan itu, menjadi kendala bagi masyarakat untuk menikmati program jaminan sosial itu. Bahkan, kenyataannya, masih ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan kartu BPJS.

Peran PB IDI pun dengan Pokja JKN nya sering mengadakan pertemuan dengan pihak Kemenkes dan begitu juga dengan Satgas Profesi untuk JKN masih mencari bagaimana untuk menyelesaikan masalah yang ada saat ini.

Oleh karena itulah untuk memberikan informasi peran Satgas untuk JKN ini, maka PB IDI pada tanggal 25 Maret 2014 di Hotel Kartika Chandra Jakarta membuat suatu pertemuan dengan  18 IDI Wilayah.

Ternyata dalam pertemuan tersebut yang hadir sebanyak 10 perwakilan IDI Wilayah, dan beberapa pengurus PB IDI. Tujuan pertemuan tersebut adalah untuk urun rembug atau koordinasi PB IDI dengan IDI Wilayah.

Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Wakil Ketua PB IDI, Prof. Dr. I.O. Marsis, SpOG (K).  Dalam sambutannya Prof. Marsis mengharapkan agar IDI Wilayah tentunya sudah siap dengan pembentukan Satgas  untuk JKN. “Karena itu sangat penting sekali bagi kita untuk melangkah ke depan dalam memperjuangkan apa yang akan kita lakukan ke depan, tentunya, bahwa dari IDI Wilayah satgas untuk JKN dapat memberikan masukan kepada Satgas pusat yang akan memberikan sesuatu masukan ke BPJS maupun Kemenkes,” tutur Prof. Marsis.

Selain itu Prof. Marsis mengharapkan agar dalam pertemuan ini akan memberikan hasil yang baik. “Saya harapkan tentunya kepada  sejawat IDI Wilayah, mudah-mudahan sejawat dapat memberikan input kepad a PB IDI dan begitu juga kami dapat memberikan informasi kepada sejawat sekalian semua untuk kebaikan kita bersama ke depan,” ujar Prof. Marsis.

Selanjutnya dilanjutkan Diskusi yang dipimpin oleh Wakil Sekjen PB IDI, Dr. Mahesa Paranadipa, MH dan sebagai pembicara yaitu,  Dr. Moh. Adib Khumaidi, SpOT yang memaparkan tentang pelaksanaan Mukernas IDI yang akan diadakan Bulan Oktober 2014 yang perencaan pelaksanaan Mukernas IDI yang ke-20 diselenggarakan di Lombok. Kemudian Dr. Adib juga memaparkan tentang Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) 2014.

Pembicara kedua, disampaikan oleh Dr. Abraham Abdi Padlan Patarai, M.Kes yang memaparkan tentang Satgas untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ketiga, diskusi disampaikan oleh Dr. H.N Nazar, SpB, MH.Kes yang memaparkan tentang Tarif INA CBGS.