Pelatihan Integrasi Data IDI –KKI Bagi Kolegium di Lingkungan IDI

Pelatihan Integrasi Data IDI –KKI Bagi Kolegium di Lingkungan IDI

6 June 2018 | Posted in Berita, berita-lengkap, news-nasional


Pelatihan MKKI - 2

Proses registrasi dan registrasi ulang akan dijalankan dengan metode online tanpa pengiriman berkas (paperless). Dalam menjalankan proses ini, telah dibangun integrasi data antara IDI dan KKI. Integrasi data menggunakan data spesifik yaitu Nomor Pokok Anggota (NPA) IDI dan data Sertifikat Kompetensi.

Penomoran serta penerbitan sertifikat kompetensi merupakan sepenuhnya hak serta kewenangan masing-masing kolegium. Oleh karenanya integrasi data sangat ditentukan oleh inputan data oleh masing-masing kolegium ke aplikasi sistem informasi terintegrasi yang telah dibangun oleh Pengurus Besar IDI. Pemanfaatan sistem ini bersifat ekslusif dan rahasia, dalam arti pengguna aplikasi hanya dikhususkan pada person kolegium yang telah ditunjuk resmi oleh masing-masing kolegium.

Pemanfaatan aplikasi serta alur pemprosesan data tentunya perlu dilatih terlebih dahulu untuk mengurangi human error serta kesalahan input data. Terjadinya error atau kesalahan input dapat mempengaruhi proses selanjutnya.

Atas dasar tersebut Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI) menyelenggarakan Pelatihan Integrasi Data IDI-KKI Bagi Kolegium di Lingkungan IDI pada tanggal 5 Juni 2018 di Hotel Grand Cemara Jakarta Pusat.

Acara diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Ketua Umum PB IDI – Prof. Dr. Ilham Oetama Marsis, SpOG dan dilanjutkan pemaparan oleh Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) – Prof. DR. Dr. Bambang Supriyatno, Sp.A (K).

Dilanjutkan dengan Pemaparan Ketua MKKI – Prof. DR. DR. David S Perdana Kusuma, Sp. BP-RE (K) dan Ketua BP2KB – DR. Dr. Aida Sofiati Dachlan Hoemardani, SpKK (K) FINSDV, FAADV.

Akhir acara Pemaparan yang disampaikan oleh Ketua Bidang Organisasi dan Sistem Informasi Kelembagaan – Dr. Mahesa Paranadipa, MH.

Prof. David mengatakan tujuan pelatihan ini bertujuan agar masing-masing kolegium mendapat hak akses terhadap sistem informasi terintegrasi IDI (SIT-IDI). Masing-masing kolegium dapat menggunakan aplikasi bagi kepentingan kolegium dan dokter spesialis. Masing-masing kolegium dapat memastikan data sertifikat kompetensi yang diimput adalah valid sehingga dapat dimanfaatkan untuk penerbitan STR.. Memaksimalkan peran kolegium dalam integrasi data IDI-KKI guna kepentingan resertifikasi dan registrasi.