RSUD Bima Kekurangan Dokter Spesialis

RSUD Bima Kekurangan Dokter Spesialis

3 January 2017 | Posted in Berita, berita-lengkap, news-nasional


RSUD Bima

RSUD Pemkab Bima di Sondosia Kecamatan Bolo, belum maksimal dan efektif dalam melayani pasien. Karena terkendala kekurangan dokter spesialis.

Kepala Dikes Kabupaten Bima, Drs. H. Hefdin Umar, Apt kepada Suara NTB, akhir pekan kemarin, mengakui hal tersebut. Kata dia, sejak difungsikan pada tahun 2011, RSUD itu, hingga kini belum maksimal.

“Meski alat kesehatan (Alkes) kita sudah lengkap. Tapi yang menjadi kendalanya tidak adanya dokter spesialis,” ucapnya.

Dokter yang spesialis yang kurang itu, yakni dokter Bedah, Anak, Kandungan dan penyakit dalam. Menurut dia, dari empat spesialis itu, dibutuhkan minimal dua yang bisa ditempatkan dalam RSUD setempat.

“Dan ini yang tengah diupayakan oleh kami,” katanya.

Menurut dia, pemerintah daerah tengah menfasilitasi untuk menjalin kerjasama dengan Universitas yang ada di Indoenesia. Agar mau membantu, pihaknya untuk menempatkan dokter residennya secara bergantian selama enam bulan.

“Targetnya tahun depan dua dokter spesialis sudah ada. Supaya menunjang pelayanan dasar dan rujukan RSUD agar berjalan lancar,” ujarnya

Hefdin menegaskan tenaga medis atau kesehatan yang ada di RSUD setempat, seperti dokter umum, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lainnya, diyakini telah cukup untuk memberikan pelayanan dasar dan rujukan.
“Meski di RSUD hanya pelayanan rujukan, karena pelayanan dasarnya ada di Puskesmas. Namun ini yang akan terus kita tingkatkan,” pungkasnya.

Sumber : suara NTB.com