Tim Tanggap Bencana PB IDI, Laporan 22 – 27 Januari 2013

Tim Tanggap Bencana PB IDI, Laporan 22 – 27 Januari 2013

31 January 2013 | Posted in Berita, berita-lengkap


Kegiatan Tim Tanggap Bencana PB IDI di Wilayah Jakarta mulai bergeser yang semula di lakukan di sekitan bantaran Kali Ciliwung Kp Pulo dan Jatinegara, bergeser ke wilayah Jakarta Utara. Sedangkan untuk wilayah Banten, posko pelayanan masih di lakukan di Kab. Serangan dan Kab. Pandeglang. Berikut ini Tim Tanggap Bencana PB IDI melaporkan tiap-tiap daerah, dalam memberikan pelayanannya.

IDI Wilayah Banten

Dr. Asturi mengatakan, kegiatan di wilayah Banten secara keseluruhan di bawah koordinasi dr. Enuh Nugraha. Kegiatan posko di lakukan di 5 titik tersebar di Kab. Serang dan Kab. Pandeglang. Daerah pelayanan yaitu : Tunjung. Teja, Cikande, Carenang, Pamarayan dan Panimbang.

Keseluruhan tenaga kesehatan medis dan paramedis adalah sukarelawan dokter dan paramedis yang ada di Kab. Serang dan Kab. Pandeglang. Kerjasama juga di lakukan dan instansi terkait baik itu dinas kesehatan propinsi, dinas kesehatan masing-masing kabupaten dan puskesmas dalam wilayah kegiatan. Pelaksanaan kegiatan posko pelayanan. Kesehatan sejak tanggal 21 Jan 2013 sampai tanggal 25 Jan 2013. Masyarakat yang terlayani sejumlah 2797 pasien. Di samping pelayanan kesehatan, di berikan juga penyuluhan mengenai kebersihan terutma tentang kebersihan tangan dan diri. “Di harapkan penyuluhan ini  dalam upaya mencegah penyakit-penyakit yang mudah mewabah di kala bencana pasca bencana, tutur Dr. Asturi

Dr. Asturi menambahkan, kendala di lapangan bisa teratasi dengan baik berkat kerjasama yang baik dengan pemuka masyarakat setempat akan kegiatan ini, sehinggan masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan inj sebaik mungkin. Pada beberapa tempat pelayanan keadaan sudah menjadi lebih baik dan banjir sdh surut sampai derajat minimal. Hanya wilayah Panimbang di. Kab. Pandeglang masih ada daerah yang terkena banjir. Keadaan tempat yang rendah dan curah hujan yang masih tinggi merupakan faktor yang penyebab masih ada  banjir di daerah tersebut. Perlu kiranya pasca pelayanan posko ini, diadakan follow up dan koordinasi dengan IDI Cabang untuk tetap berkoordinasi dengan intansi setempat untuk bersama-sama menangani masalah kesehatan dan pencegahan penyakit-penyakit menular selama banjir ini.

Wilayah Jakarta

Tim Tanggap Bencana PB IDI tetap melakukan kegiatan pelayanan kesehatan namun dalam artian memberikan support terhadap pihak yang ingin di bantu. Dalam pelayanan. Support yang di berikan adalah memberi sumbangan obat-obatan dan bantuan tenaga medis dari relawan-relawan dokter kami,” ujar Dr. Asturi.

“Wilayah kerja Tim Tanggap Bencana di pekan ke dua ini di wilayah utara Jakarta yaitu di muara baru, muara karang dan sekitar daerah penjaringan Pluit. Daerah posko di sekitar Rusun Mitra bahari dan tersebar di 2 titik. Kerjasama Di masing – masing posko pelayanan dilakukan dengan PMI dan lembaga Visi Kita.”

Selain itu Tim Tanggap Bencana memberikan obat-obatan untuk IDI Cab. Kota Bekasi, Bantuan ini langsung di berikan oleh Ketua Komite Tanggap Bencana dr. Kamaruddin Askar. Kedepannya di harapkan Komite Tanggap Bencana dapat membangun kerjasama yang sinergis dengan semua tim tanggap bencana ada di setiap cabang IDI.

Selain pelayanan kesehatan, PB IDI juga menjalin kerjasama dengan LAPI ITB, KEMENTRIAN PEKERJAAN UMUM dan PDAM JAYA dalam menyediakan kebutuhan air bersih. Sejak minggu pertama tanggap bencana mobil instalasi air jernih sudah ada di kampung melayu tepatnya di RW 5 Kp. Pulo. Kebutuhan air di daerah tersebut pasca banjir melanda sangat tinggi. Kebutuhan tersebut terutama untuk mandi, cuci dan kakus. Ini dapat di lihat di waktu pagi dan sore hari dimana kebutuhan air tinggi.

Demikian laporan ini Tim Tanggap Bencana PB IDI.dr. Kamaruddin Askar, dr. Asturi Putri, dr. Enuh Nugraha, dr. Ardiansyah Bahar, dr. Marsaban, dr. Risky Dwi Rahayu