Tingkatkan Kualitas SDM di Konut, DPRD Usulkan Program Beasiswa Kedokteran

Tingkatkan Kualitas SDM di Konut, DPRD Usulkan Program Beasiswa Kedokteran

21 November 2018 | Posted in Berita, berita-lengkap, news-nasional


pendidikan dokter

Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Samir, mengusulkan program beasiswa kedokteran kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Konut pada pembahasan anggaran 2019 nanti.

Menurut Samir, hal tersebut sangat penting dikarenakan tenaga dokter di Konut sedikit.

Hal lain yang menjadi alasan politisi Partai Hanura ini memperjuangkan beasiswa kedokteran, karena pemda harus menganggarkan biaya banyak hanya untuk membayar gaji kontrak para dokter luar yang masuk bertugas di wilayah itu.

“Saya usulkan pada Pemda setempat melalui pembahasan anggaran 2019.
Untuk awal kita sorong untuk jatah 10 orang. Ini penting, dari pada tiap tahunnya kita kontrak dari luar, nah kenapa kita tidak manfaatkan sumber daya alam kita yang memiliki potensi, prestasi dan kualitas baik,”ujar Ketua DPD Konut Partai Hanura ini, Selasa (20/2018).

Di menambahkan, dengan adanya program dia meyakini, Konut dapat menciptakan putra-putri daerah yang memiliki kemampuan dan profesional. Sehingga dia sangat berharap Bupati dan Wakil Bupati Konut bisa memberikan respon yang baik atas usulan program beasiswa kedokteran bagi putra putir Konut.

“Bayangkan saja, tiap tahun kita anggarkan biaya , untuk dokter itu mencapai Rp25 juta perorang belum lagi yang specialis mencapai Rp30 juta perorang. Nah, kalau kita manfaatkan anak daerah kan selain kita punya aset, jelas kalau sudah selesai mereka akan kembali bekerja dan mengabdi ke daerahnya,” terangnya.

Ditempat terpisah, Kadis Kesehatan Konut, Nurjannah Efendi, mengamini usulan pihak komisi lll. Dikatakan, program beasiswa mempunyai tujuan untuk mengankat derajat genarasi muda dan memajukan daerah pada sektor pendidikan dan pelayanan kesehatan.

“Saat ini dokter kontrak yang di pakai Pemda setempat sebanyak 8 orang, gaji mereka (dokter) melalui APBD. Soal beasiswa, kalau diuraikan untuk jatah 10 orang beasiswa kedokteran itu sekitar menelan biyaya Rp600 sampai Rp700 juta. Hitunganya perorang sekitar Rp5 juta perbulan,”tukasnya.

 

Sumber : ZONASULTRA.COM