Visi Misi Ketua Umum PB IDI : Tiga Sasaran Untuk Ke Depannya IDI

Visi Misi Ketua Umum PB IDI : Tiga Sasaran Untuk Ke Depannya IDI

30 November 2015 | Posted in Berita, berita-lengkap, news-nasional


DSC_4867 edit

“Visi Misi saya yang utama adalah bagaimana kita mensejahterakan para dokter , yaitu terutama dokter yang melayani layanan primer. Ini adalah janji saya tiga tahun yang lalu, dan saya mengatakan ini merupakan kewajiban untuk melaksanakannya,” ujar  Ketua Umum PB IDI – Prof. Dr. Ilham Oetama Marsis, SpOG (K) seusai serahterima jabatan Ketua Umum PB IDI pada acara Penutupan Muktamar IDI ke-29 (21/11) di Medan.

Prof. Marsis begitulah kalau disapa juga menambahkan, bahwa untuk membicarakan visi dan misi nya 3 tahun yang lalu, apakah masih up date, pada saat sekarang ini? Ternyata tidaklah mengalami perubahan. Malah tantangan yang dihadapi semakin banyak dan berat.

Prof. Marsis mengatakan, bahwa Visi dan Misi itu  memerlukan sasaran satu, sasaran dua, dan sasaran tiga. Sasaran pertama, yaitu agar terwujudkannya dokter yang sejahtera yang tercermin kejawatan karya income nya yang rasional dan lingkungan kerja yang mendukung

Sasaran yang kedua, adalah terwujudnya dokter Indonesia yang semakin professional di era globalisasi juga bisa masuk untuk jadi program professional melalui perbaikan kualitas dan kemudahan akses pendidikan, penegakkan hukum dan etika kedokteran.

Sasaran ketiga, adalah terwujudnya peran aktif IDI dalam peningkatan status kesehatan masyarakat melalui aktivitasi yang efektif dan tentunya memerlukan strategi dan kebijakan untuk mewujudkan visi dan misi kedepan yang disesuaikan dengan keadaan pada saat sekarang ini. “Tentunya hasil muktamar merupakan suatu acuan bagi saya untuk melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan oleh muktamar yang merupakan amanah bagi saya,” tutur Prof. Marsis.

Pada akhirnya Prof. Marsis mengingatkan, bahwa tentunya satu hal perlu dilakukan revosisi agar mendapat sasaran adalah masalah JKN, kemudian masalah MEA, dan yang ketiga yang sangat penting adalah bagaimana dilakukan sesuatu tindakan ke depan yaitu  mensejahterakan dokter layanan primer dan  Juga tidak dilupakan untuk dokter layanan skunder .

Prof Marsis juga mengharapkan partisipasi dari semua pihak bagi seluruh dokter , dan lupakan yang namanya perbedaan diantara Profesi ini.