Press Release PB IDI

Press Release PB IDI

17 February 2009 | Posted in berita-lengkap, Press Release


Akhir-akhir ini marak pemberitaan/tayangan di media masa (TV, Radio, Koran, Majalah, dlsb) mengenai berbagai cara pengobatan yang tidak ada bukti ilmiahnya, bersifat takhayul, klenik, coba-coba, memberi harapan/keajaiban palsu, tidak dapat diukur, tidak dapat dipertanggungjawabkan dan hal ini mendapat liputan yang luar biasa besar.

Bilamana hal ini dibiarkan sama saja dengan pembodohan masyarakat besar-besaran yang akan mengganggu dan menghabiskan sumber daya/dana untuk tercapainya derajat kesehatan yang tinggi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menanggapi hal-hal di atas dengan ini Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyatakan:

  1. Meminta semua pihak khususnya media masa untuk menghentikan pemberitaan/tayangan yang bersifat penyebarluasan segala cara pengobatan yang tidak sesuai dengan kaidah ilmu kedokteran.
  2. Menginstruksikan kepada semua Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk tidak membantu, memfasilitasi segala cara pengobatan yang belum terbukti secara ilmiah (belum terdapat bukti ilmiah yang cukup kuat dari sudut pandang ilmu kedokteran)
  3. Meminta pemerintah c.q. Departemen Kesehatan Republik Indonesia untuk menertibkan semua cara pengobatan yang tidak sesuai dengan kaidah ilmu kedokteran sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  4. Meminta kepada semua pihak untuk memanfaatkan sebaik-baiknya fasilitas kesehatan yang telah tersedia di seluruh Indonesia berupa: Balai Pengobatan, Puskesmas, Praktik Dokter Swasta, Rumah Sakit Negeri maupun Swasta.
  5. Meminta kepada seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak mudah terbujuk dengan berbagai pengobatan yang irasional, takhyul, coba-coba, memberi harapan/mukjizat palsu dan meminta petunjuk/nasihat kepada dokter terdekat atau petugas kesehatan resmi (Puskesmas, Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten/Propinsi) bilamana menemuai hal-hal di atas

Demikianlah kami sampaikan dengan penuh tanggungjawab dalma menyikapi situasi yang mengkhawatirkan akhir-akhir ini dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terus berjuang bersama-sama seluruh rakyat Indonesia untuk tercapainya derajat kesehatan rakyat Indonesia yang setinggi-tingginya.

Redaksi IDIOnline / PF